Bandar Lampung, 16 September 2025 — Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Sumatera (Itera) menyelenggarakan Stadium Generale bertajuk “Teknik Perekahan Metode Fracturing dalam Peningkatan Produktivitas Eksploitasi Minyak Bumi dan Gas”, menghadirkan Muhamad Andi Akbar, S.T. dari PT Pertamina Drilling Services Indonesia sebagai narasumber utama. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap teknologi terkini dalam optimasi produksi minyak dan gas bumi (migas), khususnya pada penerapan metode hydraulic fracturing sebagai solusi menghadapi reservoir berpermeabilitas rendah dan penurunan produksi lapangan.
Dalam pemaparannya, Muhamad Andi Akbar menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep dasar, prinsip kerja, dan tahapan operasional fracturing, mulai dari pemilihan fluida dan proppant, proses rekahan batuan di lapangan, hingga pemantauan keberhasilan operasi. Ia juga menampilkan studi kasus lapangan dan data visual untuk memberikan gambaran aplikatif kepada peserta mengenai penerapan fracturing di industri migas Indonesia. Selain aspek teknis, narasumber menyoroti pentingnya keselamatan kerja, efisiensi biaya, serta mitigasi dampak lingkungan dalam penerapan teknologi fracturing. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran profesionalisme dan tanggung jawab lingkungan bagi calon insinyur geologi dan perminyakan di masa depan.
Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan untuk menggali pengalaman praktis narasumber sekaligus memperdalam pemahaman terhadap tantangan nyata di industri migas nasional. Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Geologi Itera menegaskan komitmennya dalam mendorong pembelajaran berbasis industri, memperluas wawasan mahasiswa terhadap teknologi energi terkini, serta menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam pengembangan sektor energi nasional secara berkelanjutan.






