Lampung Selatan, 22 November 2025 — Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan dan evaluasi Rencana Strategis (Renstra) FTI bertempat di Aula GKU 1 Itera. Kegiatan berlangsung pukul 08.00-12.00 WIB dan dipimpin oleh Dekan FTI Itera, Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D.. Acara menghadirkan jajaran pimpinan fakultas, koordinator program studi, kelompok keilmuan, anggota tim pengembangan FTI, serta Advisory Board Periode 2025-2026 yang sekaligus dikukuhkan pada acara tersebut terdiri dari para dekan Institut Teknologi Bandung (ITB), perwakilan industri, dan lembaga pemerintah dan terbagi dalam dua kluster yaitu,
Good University Governance
- Prof. Ir. Tirto Prakoso, S.T., M.Eng., Ph.D. (Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB)
- Prof. Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng. (Dekan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB)
- Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc. (Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB)
- Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., IPM. (Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB)
- Prof. Dr. Ir. Tutun Juhana, S.T., M.T. (Dekan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB)
- Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T, M.Sc. (Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB)
- Prof. Ir. Yazid Bindar, M.Sc., Ph.D. (Ketua Senat Fakultas Teknologi Industri ITB)
Good Corporate Governance
- Ir. Hary Devianto, S.T, M.Eng., Ph.D. (Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM))
- Ricky Cahya Andrian (Vice President of Decarbonization Business Development PT PLN (Persero) Tbk)
- Sugeng Pangraksa (Direktur Utama PT Krakatau Global Trading)
- Alfian Nur Mahendra (SVP Project Deployment Center PT LEN Industri)
- Basuki Rahmad Saleh (Staff Kementerian ESDM)
- Nadia Rahmeita (Staff Process Specialist PT Kilang Pertamina Internasional)
- Mohammad Alfansyah (Direktur Penyalur Dana Sektor Hilir – Badan Pengelola Dana Perkebunan RI)
- Ivan Kusnadi (Komisaris/Presiden Direktur PT. Asia Zeolit)
- Roger Soh (Global Product Marketing Manager – Elekta Pte Ltd)
- Bernardus Galih Dwi Wicaksono (Business Development Manager PT. Empat Mitra Indika Tenaga Surya (EMITS))
- Nina Lutfia Munawaroh, S.T.P. (Owner HumbleDonuts)
- Sri Haryani, SP, M.Si. (Manager PT Gunung Madu Plantations)
Dalam pemaparannya, Dekan FTI menyampaikan perkembangan fakultas yang kini menaungi 21 program studi, lebih dari 300 dosen dan tenaga kependidikan, serta 10.000 mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan akurasi data IKU, serta strategi percepatan pengembangan SDM. FTI juga memaparkan empat fokus bidang riset strategis, yaitu pertanian, energi, lingkungan dan kebencanaan, serta kesehatan, yang akan menjadi dasar penyusunan roadmap penelitian dan PKM ke depan.
Beberapa strategi yang ditegaskan antara lain: akselerasi MBKM untuk mendongkrak capaian IKU, output-driven budgeting, digitalisasi bukti IKU, selective focus pada kegiatan berdampak tinggi, serta rencana restrukturisasi akademik dan pembukaan program studi S2.
Masukan Strategis dari Advisory Board
Para narasumber dari Institut Teknologi Bandung, instansi pemerintah, industri swasta, dan UMKM memberikan sejumlah rekomendasi penting untuk penguatan Renstra FTI, di antaranya:
- Penguatan SDM dan Rasio Dosen-Mahasiswa
Para dekan ITB menyoroti perlunya solusi strategis untuk rasio dosen–mahasiswa, termasuk pemanfaatan praktisi industri sebagai pengajar, penambahan dosen S3, percepatan jabatan fungsional, dan optimalisasi asisten mahasiswa. - Fokus Riset dan Hilirisasi
Industri dan akademisi mendorong FTI untuk memperkuat riset unggulan di bidang energi terbarukan, kebencanaan, pertanian, dan bioenergi. Hilirisasi riset juga diharapkan dapat diarahkan pada komoditas unggulan Sumatera seperti kelapa sawit, kakao, dan produk pangan. Beberapa narasumber industri menekankan pentingnya kerja sama riset dan sertifikasi profesi, serta kesiapan FTI dalam menyediakan kompetensi mahasiswa yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja. - Peningkatan Kerja Sama dan Branding, FTI didorong untuk:
⦁ memperkuat kolaborasi dua arah dengan pemerintah daerah,
⦁ memperluas jaringan magang dan kerja praktik mahasiswa,
⦁ meningkatkan branding fakultas kepada industri dan calon mahasiswa,
⦁ menyiapkan teaching factory berbasis energi baru terbarukan.
Arah Strategis FTI Itera ke Depan
Melalui diskusi ini, beberapa poin strategis disepakati sebagai fokus Renstra FTI ke depan, yaitu:
⦁ Penyelesaian isu rasio dosen–mahasiswa melalui rekrutmen, kolaborasi praktisi, dan penataan ulang beban mengajar.
⦁ Penguatan tata kelola dan digitalisasi data akademik serta administrasi dosen.
⦁ Pengembangan riset unggulan dan hilirisasi inovasi untuk mendukung industri dan pemerintah daerah di Sumatera.
⦁ Peningkatan pengalaman mahasiswa melalui MBKM, kerja praktik, magang, dan kegiatan kompetisi.
⦁ Pembangunan ekosistem kolaboratif antara FTI, industri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kegiatan FGD ini menjadi langkah penting bagi FTI Itera dalam menyempurnakan Renstra 2025–2026 serta memperkuat kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di Sumatera.













