Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, FTI Itera Gelar Pelatihan Ahli K3 Umum dan Sertifikasi BNSP

Lampung Selatan, 1 Oktober 2026 – Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sumatera (FTI Itera) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional melalui Pelatihan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang berlangsung pada 28 September hingga 1 Oktober 2026 di Aula Gedung C Itera tersebut diikuti oleh 63 mahasiswa unggul yang merupakan peserta pilihan dari berbagai program studi di bawah naungan FTI Itera.

Kegiatan secara resmi dibuka pada Senin, 28 September 2026, oleh Koordinator Kemahasiswaan FTI Itera, Oktarina Maulidia, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen FTI Itera dalam mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya dalam mempersiapkan calon lulusan agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kesiapan lulusan memasuki dunia profesional menjadi perhatian penting FTI Itera. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar, tetapi juga memiliki bekal kompetensi yang membuat mereka lebih siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang karier berikutnya. Melalui pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Umum ini, mahasiswa memperoleh kesempatan memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi profesional, serta mendapatkan sertifikasi yang dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.

Pelatihan dilaksanakan bekerja sama dengan PT Nata Envinusa Supervisi (NEVIS), dengan Azjar, S.T., M.T. sebagai pelatih. Selama empat hari, para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja, mulai dari identifikasi potensi bahaya dan pengendalian risiko melalui Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA), penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), hingga investigasi kecelakaan kerja. Materi tidak hanya diarahkan pada pemahaman konsep, tetapi juga pada penerapan prinsip K3 yang dapat digunakan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.

Salah satu peserta, Mulya Delani, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, meskipun berlangsung selama empat hari, pelatihan dikemas dengan menarik sehingga tidak terasa membosankan. Sebagai mahasiswa Informatika, ia memperoleh berbagai pengetahuan yang sebelumnya belum banyak dipelajari di perkuliahan, terutama mengenai HIRADC, JSA, APD, dan investigasi kecelakaan kerja. Selain menambah kompetensi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai program studi di FTI Itera. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan karena dinilai sangat bermanfaat sebagai bekal mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.

Kesan serupa disampaikan Kevin Andriano, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro sekaligus Presiden Mahasiswa Itera. Kevin menilai pelatihan tersebut tidak hanya memberinya kompetensi baru mengenai K3, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya peran seorang ahli K3 dalam memastikan keamanan dan keselamatan setiap orang di lingkungan kerja. Menurutnya, materi yang dipelajari, mulai dari alasan pentingnya penerapan K3 hingga implementasinya dalam kehidupan sehari-hari dan dunia profesional, menjadi ilmu yang sangat berharga untuk menghadapi dunia kerja. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada FTI Itera yang telah menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan memberinya kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.

Rangkaian Pelatihan Ahli K3 Umum dan Sertifikasi BNSP ditutup oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FTI Itera Periode 2026-2030, Dr. Nur Istiqomah Khamidy, S.T., M.Sc. Dalam penutupannya, beliau berharap pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa ketika mencari pekerjaan dan memasuki lingkungan profesional. Pemahaman mengenai keselamatan dan kesehatan kerja juga diharapkan tidak berhenti pada kebutuhan profesi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia berpesan agar kesempatan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga pelatihan dan sertifikasi ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan diri dan masa depan mahasiswa FTI Itera.

15
PlayPause
15
2
1
5
6
7
8
9
square berita (1)
square berita
12
previous arrow
next arrow

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top