Teknik Geologi Itera Siapkan Geologist untuk Mengeksplorasi Potensi Energi di Indonesia

Dalam rangkaian peringatan hari Pertambangan dan Energi ke-80, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  di Bandung, 22 Oktober 2025 Dosen Teknik geologi Dr. Danni Gathot Harbowo, S.Si., M.T. dan Rezki Naufan Hendrawan, S.T.,M.T. diundang menghadiri acara Kolokium dan Diseminasi Perkembangan Ilmu Kebumian dalam platform acara “Geologi Nusantara 2025” bersamaan dengan peluncuran produk unggulan Layanan Digital Badan Geologi Portal Mitigasi Bencana Geologi (Portal MBG) dan Geomap.

Seperti yang kita ketahui bersama, kondisi Geologi Indonesia Indonesia  terletak di antara 3 lempeng tektonik utama dunia yang merupakan bagian dari Pacific Ring of Fire. Karena itu terdapat dampak positif dan negatif dari letak Indonesia tersebut, dampak positifnya yaitu Indonesia memiliki tanah yang sangat subur, 128 cekungan sedimen, 362 Manifestasi panas bumi, 421 Cekungan air tanah, dan 5 jalur metalogenic. Sedangkan dampak negatifnya yaitu ancaman letusan gunung api dengan total 70 gunung api, gempabumi dikarenakan Indonesia dilalui 4 Lempeng tektonik aktif, tsunami, dan tanah longsor.

Geologi sangat berperan penting untuk masa depan, baik dalam eksplorasi energi tak terbarukan (non-renewable) dan energi terbarukan (renewable). Diantaranya memastikan akses dan pasokan air bersih yang berkesinambungan, eksplorasi dan eksploitasi mineral yang dibutuhkan untuk teknologi ramah lingkungan seperti tenaga surya dan angin, mengidentifikasi kondisi bawah permukaan untuk memanfaatkan energi panas bumi, memastikan pembangunan infrastruktur yang aman dari bahaya, dan teknologi pencarian dan penyimpanan karbon. Geologi juga berperan dalam mengurangi perubahan iklim melalui pemahaman akan iklim masa lampau untuk memodelkan iklim di masa depan yang potensial dan memahami dampaknya terhadap lingkungan, mata pencaharian, serta bahaya alam.

Potensi Eksplorasi Minyak dan Gas di Indonesia sangat kaya, terdapat 128 cekungan sedimen berdasarkan Peta cekungan sedimen Indonesia tahun 2022, yang diantaranya 20 cekungan dengan sumur produksi, 27 cekungan dengan sumur temuan. Terdapat  8 cekungan dengan komponen sistem minyak bumi potensial, tersedia data seismik dan  sumur 4 cekungan dengan kejadian rembesan hidrokarbon, data seismik tersedia cekungan  yang prospektif. Terdapat 26 cekungan belum di  eksplorasi. Data geologi, seismik, dan non-seismik tersedia serta 43 cekungan belum di eksplorasi dengan data yang terbatas yang belum di eksplorasi. 

Nah, dari banyaknya sumber daya alam di Indonesia yang belum di eksplorasi tersebut, tentunya diperlukan ahli-ahli geologi untuk mengeksplorasi energi-energi yang belum ditemukan. Teknik Geologi ITERA hadir untuk menciptakan ahli-ahli geologi yang nantinya diharapkan mampu mengekspor energi di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera.

Kontributor : Anita Lestari Br Panjaitan_122150110

WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.14_7357c89a
PlayPause
WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.14_7357c89a
WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.14_baf2d4b8
WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.15_8b207f27
WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.16_9249aa62
WhatsApp Image 2025-11-17 at 19.19.32_38e11228
previous arrow
next arrow
Scroll to Top