Lampung Selatan, 7 Mei 2026 — Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) dari Institut Teknologi Bandung bersama Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Sumatera menggelar pertemuan pembahasan teknis seleksi Program Jalur Kerja Sama Sarjana Magister (JKSM) lintas perguruan tinggi. Seleksi program ini direncanakan berlangsung sebelum 1 Juli 2026 sebagai langkah konkret memperkuat sinergi pendidikan pascasarjana antar institusi.
Pertemuan ini dihadiri oleh:
- Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D, (Dekan FTI Itera)
- Muhammad Zuhri Catur Candra, S.T., M.T., Dr.techn. (Wakil Dekan Bidang Akademik STEI ITB)
- Dr. Ir. Kusprasapta Mutijarsa, S.T, M.T. (Ketua Program Studi Magister Sistem & Teknologi Informasi ITB)
- Burhanuddin Halimi, S.T, M.T, Ph.D. (Ketua Program Studi Magister Teknik Elektro ITB)
- Jajaran dosen STEI ITB dan FTI Itera
Dalam pemaparannya, Wakil Dekan Bidang Akademik STEI ITB menjelaskan bahwa skema JKSM dan PISM mengikuti jalur penerimaan calon mahasiswa pascasarjana. Namun, persyaratan administrasi S2 dapat disusulkan hingga mahasiswa menyelesaikan studi sarjana. Selain itu, diusulkan juga akan dibuat skema joint-supervision, di mana pembimbing skripsi S1 berasal dari Itera sebagai Pembimbing 1 dan dari ITB sebagai Pembimbing 2, kemudian beralih saat mahasiswa memasuki jenjang magister.
Sebagai tindak lanjut, kedua institusi akan mengadakan pertemuan lanjutan meliputi:
- Sosialisasi program kepada mahasiswa Itera
- Diskusi penentuan topik tesis dan implementasi joint supervision setelah mahasiswa terpilih
Kolaborasi ini diharapkan membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana hingga magister secara terintegrasi, sekaligus memperkuat jejaring akademik nasional di bidang teknik elektro dan informatika.
Informasi mengenai program dan kurikulum pascasarjana STEI ITB dapat diakses melalui: Program Pascasarjana STEI ITB
© Humas Fakultas Teknologi Industri




